7 Negara Berakhiran -stan di Asia Tengah

Nama Menunjukkan Makna

Pepatah mengatakan, apalah arti sebuah nama. Tapi, kadang-kadang sebuah nama punya makna yang sangat penting. Seperti ketika kita membicarakan ketujuh negara di Asia Tengah ini, ternyata nama-nama negara yang mereka sandang tidak datang begitu saja. Ada asal-usulnya yang unik kalau kita mau jeli mencarinya. Banyak nama negara yang kita kenal ternyata bukan cuma sekadar nama, namun mempunyai makna dan sejarah di balik nama itu.

astanatimes.com

Ada tujuh negara di Asia Tengah yang namanya berakhiran dengan -stan. Apabila kita perhatikan di peta, letak negara-negara tersebut berdekatan, bahkan beberapa di antaranya saling berbatasan. Semuanya mengumpul dalam satu kawasan.

Orang-orang yang tinggal di negara-negara berakhiran ‘-stan’ berkomunikasi dengan bahasa Proto-Indo-European atau PIE. Bahasa itu merupakan bahasa Eurasia prasejarah. 

Sejarah Asia Tengah

Pada masa lampau, Asia Tengah dihuni oleh orang normadik seperti:

  • Xiongnu (Hun) dan orang Turkic
  • Yuezhi (Tocharian atau Kushan), warga Iran, dan kaum Indo-Eropa
  • Mongol

Asia Tengah telah lama menjadi wilayah perdagangan antara Tiongkok dan masyarakat Barat, dengan Jalur Sutra melewati wilayah ini dan menjamurnya banyak kerajaan di sini. Pada lima abad terakhir, kebanyakan wilayah ini berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Rusia dan Kerajaan Tiongkok, sedangkan Britania Raya menduduki India di bagian selatan Asia Tengah.

Semasa abad ke-20, kebanyakan wilayah di Asia Tengah merupakan bagian dari bekas negara aliran komunis Uni Soviet, yang pecah tahun 1991, kecuali Mongolia dan daerah milik Tiongkok seperti Xinjiang. Negara-negara tersebut telah berpaling dari sistem komunis, dan sekarang mengikuti berbagai sistem politik dari demokratis yang lemah hingga sangat otoriter. Namun Tiongkok dan Rusia masih berpengaruh kuat dalam mengontrol wilayah itu. Kebanyakan negara di Asia Tengah bergabung dalam Organisasi Kerjasama Shanghai.

Ketujuh Negara tersebut adalah:

Mari kita eksplorasi singkat negara-negara dengan nama berakhiran -stan ini. Daftar berikut diurutkan dari luas wilayahnya, kecuali Pakistan yang disebutkan terakhir karena merupakan satu-satunya negara yang terletak di Asia Selatan.

1 Afghanistan

Hari Kemerdekaan : 19 Agustus 1919

Ibukota : Kabul

Luas Wilayah : 652.230  km2

Jumlah Penduduk : 31.575.018 jiwa

Nama Afghanistan diyakini setua nama etnik Afghan, sebagaimana didokumentasikan dalam buku geografi abad ke-10 Hudud ul-‘Alam. Nama dasar “Afghan” digunakan secara historis mengacu pada anggota etnis Pashtun sebagai etnis terbesar di negara itu, dan akhiran “-stan” berarti “tempat” dalam bahasa Persia. Oleh karena itu, Afghanistan menerjemahkan ke tanah orang-orang Afghan atau, lebih khusus dalam arti historis, ke tanah orang Pashtun. Namun, Konstitusi modern Afghanistan menyatakan bahwa “[kata] Afghanistan akan berlaku untuk setiap warga negara Afghanistan.”

2 Kazakhstan

Hari Kemerdekaan : 16 Desember 1991

Ibukota : Astana

Luas Wilayah : 2.724.900 km2

Jumlah Penduduk : 18.157.122 jiwa

Sebagian besar wilayah Kazakhstan secara geografis terletak dibagian barat daya benua Asia, dan sebagian kecil wilayahnya berada di benua Eropa.

Nama “Kazakh” berasal dari kata Turki kuno qaz, “untuk mengembara”, yang mencerminkan budaya nomaden orang Kazakh. Nama “Cossack” memiliki asal yang sama. Ada juga pendapat lain mengatakan kata ‘kazakh’ ini berasal dari bahasa Turki yang artinya “mandiri”. Bangsa Kazakh adalah etnik terbesar yang menempati wilayah Kazakhstan dan merupakan keturunan dari kabilah Turki dan Mongol. Akhiran Persia -stan berarti “tanah” atau “tempat”, sehingga Kazakhstan dapat secara harfiah diterjemahkan sebagai “tanah para pengembara”. Saat ini, istilah “Kazakh” semakin banyak digunakan untuk merujuk pada penduduk Kazakhstan, termasuk non-Kazakh.

3 Turkmenistan

Hari Kemerdekaan : 27 Oktober 1991

Ibukota : Ashgabat

Luas Wilayah : 488.100 km2

Jumlah Penduduk : 5.231.422 jiwa

Nama Turkmenistan dapat dibagi menjadi dua komponen: etnonim Turkmen dan akhiran Persia -stan yang berarti “tempat” atau “negara”. Nama “Turkmen” berasal dari Turk, ditambah suffix Sogdian -men, yang berarti “hampir Turki” atau “mirip orang Turki”, merujuk pada status mereka di luar sistem mitologi dinasti Turki. Namun, beberapa sarjana justru berpendapat bahwa sufiks adalah sebuah intensifier, mengubah makna Türkmen menjadi “Turki murni” atau “Turki-nya Turki.”

Sementara itu, para penulis sejarah Muslim seperti Ibn Kathir menyarankan bahwa etimologi Turkmenistan berasal dari kata Türk dan Iman (bahasa Arab: إيمان, “iman, kepercayaan”) sehubungan dengan konversi besar-besaran ke Islam dari dua ratus ribu rumah tangga pada tahun 971. Ketika masih menjadi bagian dari Uni Soviet, Turkmenistan juga dikenal dengan Turkmenia.

4 Uzbekistan

Hari Kemerdekaan : 1 September 1991

Ibukota : Tashkent

Luas Wilayah : 447.400 km2

Jumlah Penduduk : 29.199.942 jiwa

Uzbekistan atau negeri para Uzbek. ‘Uzbek’ ini dikatakan berasal dari Uzbek Khan, pemimpin yang menyatukan beberapa kelompok di wilayah itu. Tapi ada juga yang mengatakan kalau ‘Uzbek’ berasal dari bahasa Turki yang artinya ‘tuannya sendiri’. Kata Ozbek terbentuk dari oz (“sejati/asli”) dan bek (“pemimpin/bangsawan”) sehingga “Ozbek” berarti “bangsawan” atau “pemimpin sejati”.

5 Kyrgystan

Hari Kemerdekaan : 31 Agustus 1991

Ibukota : Bishkek

Luas Wilayah : 199.951 km2

Jumlah Penduduk : 5.664.939 jiwa

Kyrgystan artinya negeri para Kyrgy. Kata ‘kyrgy’ ini dikatakan berasal dari bahasa Turki yang berarti “empat puluh”, yaitu 40 klan yang bersatu, mengacu pada empat puluh klan Manas, seorang pahlawan legendaris yang menyatukan empat puluh klan regional melawan Uyghur. Secara harfiah, Kirgistan berarti Kami empat puluh. Pada saat itu, pada awal abad ke-9 M, Uyghur mendominasi sebagian besar Asia Tengah (termasuk Kirgistan), Mongolia, dan sebagian Rusia dan Cina.

Dalam hal konvensi penamaan, nama resmi negara adalah “Republik Kyrgyzstan” setiap kali digunakan di beberapa arena internasional dan hubungan luar negeri. Namun, di dunia berbahasa Inggris, ejaan Kirgizia biasa digunakan sedangkan nama aslinya Kirghizia jarang digunakan.

6 Tajikistan

Hari Kemerdekaan : 9 September 1991

Ibukota : Dushanbe

Luas Wilayah : 144.100 km2

Jumlah Penduduk : 8.191.958 jiwa

Tajikistan berarti “Tanah Tajik”. Akhiran “-stan” adalah bahasa Persia untuk “tempat” atau “negara” dan Tajik, kemungkinan besar, adalah nama suku pra-Islam (sebelum abad ketujuh). ‘Tajik’ ini dulu digunakan orang Turki untuk menunjuk kelompok yang bukan termasuk orang Turki, yang berbahasa Iran. Menurut Perpustakaan Studi Kongres tahun 1997 Perpustakaan Negara Tajikistan, sulit untuk secara definitif menyatakan asal kata “Tajik” karena istilah ini “terlibat dalam perselisihan politik abad kedua puluh tentang apakah orang-orang Turki atau Iran yang merupakan penduduk asli dari Asia Tengah.” Sebagian besar penduduk Tajikistan termasuk ke dalam etnis Tajik yang berbahasa Persia dan berbagi sejarah, bahasa, dan budaya dengan Afghanistan dan Iran.

Tajikistan muncul sebagai Tadjikistan atau Tadzhikistan dalam bahasa Inggris sebelum 1991. Tadzhikistan adalah ejaan alternatif yang paling umum dan banyak digunakan dalam sastra Inggris yang berasal dari sumber-sumber Rusia. “Tadjikistan” adalah ejaan dalam bahasa Prancis dan kadang-kadang dapat ditemukan dalam teks bahasa Inggris. Cara penulisan Tajikistan dalam aksara Perso-Arab adalah: تاجیکستان.

7 Pakistan

Hari Kemerdekaan : 14 Agustus 1947

Ibukota : Islamabad

Luas Wilayah : 796.095 km2

Jumlah Penduduk :191.275.591 jiwa

Nama Pakistan secara harfiah berarti “tanah orang suci” dalam bahasa Urdu dan Persia. Ini menyinggung kata pāk yang berarti murni dalam bahasa Persia dan Pashto. Akhiran ـستان (-stān) adalah kata Persia yang berarti tempat, dan juga mengingat kata Sansekerta yang sinonim (dan serumpun) sthāna स्थान.

Nama negara diciptakan pada tahun 1933 sebagai Pakstan oleh Choudhry Rahmat Ali, seorang aktivis Gerakan Pakistan, yang menerbitkannya dalam pamfletnya Now or Never, menggunakannya sebagai akronim (“tiga puluh juta saudara Muslim yang tinggal di PAKSTAN”) merujuk pada nama-nama lima wilayah utara India Britania: Punjabi, Afghani, Kashmiri, Sindhi, dan Baluchistan. Jadi nama negara ini dibuat dari singkatan nama budaya di beberapa area pada tahun 1930-an. Supaya mudah, ditambahkan huruf ‘I’ di antara huruf ‘K’ dan ‘S’.

Ketika negara yang lain berada di wilayah Asia Tengah, Pakistan adalah satu-satunya negara berakhiran -stan yang terletak di Asia Selatan. Negara ini dimasukkan dalam daftar ini karena letaknya yang berdekatan dengan keenam negara lainnya, bahkan berbatasan langsung dengan Afghanistan di sebelah utara.

Makna Kata -stan dalam Beberapa Bahasa

Akar kata ‘st-‘ atau ‘stand’ dari bahasa PIE ini bisa ditemukan di berbagai bahasa yang merupakan keturunan dari bahasa PIE. Artinya, kata -stan tidak berdiri sendiri, melainkan juga mendapatkan pengaruh dari bahasa yang lain. Dengan makna yang kurang lebih sama, kata ini disinyalir mempengaruhi atau dipengaruhi bahasa yang lain. 

Secara umum, kata -stan — yang berasal dari bahasa Persia — itu berarti tanah air atau tempat di mana orang tinggal. Jadi ceritanya zaman dulu Kerajaan Persia menguasai tanah Asia terutama Asia Tengah. Dan jadilah beberapa negara berakhiran -stan. Sebagaimana diketahui bahwa Iran adalah negara yang berbatasan darat dengan negara-negara yang terdaftar sebagai negara dengan nama berakhiran -stan.

Dalam bahasa Inggris, kata -stan bersinonim dengan kata ‘land’. Bila di-inggris-kan, negara-negara ini bisa dikatakan berakhiran ‘land’ Sebagaimana kita telah mendaftar tujuh negara dengan nama berakhiran -stan, maka di dunia tercatat ada delapan negara — plus tiga negara — yang tersebar di berbagai belahan dunia dan kebanyakan ada di Eropa. Tidak ubahnya dengan negara-negara Thailand, England, Ireland, Finland, Netherland atau Holland, Iceland, Deutschland (Jerman), Poland, New Zealand, Scotland, dan Switzerland. Ada satu lagi yang berakhiran -land, yaitu Greenland, meskipun kedudukannya bukan sebagai sebuah negara berdaulat penuh, namun berada dalam kekuasaan negara Denmark.

Dalam bahasa Rusia, ‘-stan’ artinya adalah ‘pemukiman’, kemudian dalam bahasa Slavia lainnya kata itu berarti ‘apartemen’ atau ‘negara’. Sebagaimana diketahui bahwa Rusia adalah salah satu negara tetangga negara-negara dengan nama berakhiran -stan ini yang sebelumnya malah enam dari tujuh negara yang disebutkan dalam daftar ini pernah tergabung dalam satu negara terbesar di dunia, yaitu Uni Soviet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *