4 Jenis Buah Naga dan Khasiatnya

gambar buah naga

Barangkali Anda salah sangka dengan buah yang satu ini. Meskipun namanya buah naga, akan tetapi buah ini tidak berasal dari China yang sangat lekat dengan mitos naganya. Tanaman buah ini justru berasal dari Amerika Latin.

Buah naga (Inggris: pitaya) adalah buah dari beberapa jenis kaktus-kaktusan dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Tepatnya, buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Namun, seiring dengan khasiat buah naga yang makin terkenal, buah ini sekarang juga dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam, Filipina, Indonesia, dan Malaysia. Buah ini juga dapat ditemui di Okinawa, Israel, Australia utara dan Tiongkok selatan.

Pada tahun 1870 tanaman ini dibawa orang Perancis dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Menurut orang Vietnam dan orang China, buahnya dianggap membawa berkah. Oleh sebab itu, buah ini selalu diletakkan di antara dua ekor patung naga berwarna hijau di atas meja altar. Warna merah buah terlihat mencolok di antara warna naga-naga yang hijau. Dari kebiasaan inilah buah itu di kalangan orang Vietnam yang sangat terpengaruh budaya China dikenal sebagai thang loy (buah naga). Istilah thang loy kemudian diterjemahkan di Eropa dan negara lain yang berbahasa Inggris sebagai dragon fruit (buah naga).

Morfologi tanaman buah naga terdiri dari akar, batang, duri, bunga, dan buah. Akar buah naga hanyalah akar serabut yang berkembang di dalam tanah pada batang atas sebagai akar gantung. Akar tumbuh di sepanjang batang pada bagian punggung sirip di sudut batang. Pada bagian duri, akan tumbuh bunga yang bentuknya mirip bunga Wijayakusuma. Bunga yang tidak rontok berkembang menjadi buah. Buah naga bentuknya bulat agak lonjong seukuran dengan buah alpukat. Kulit buahnya berwarna merah menyala untuk jenis buah naga putih dan buah naga merah, berwarna merah gelap untuk buah naga hitam, dan berwarna kuning untuk buah naga kuning. Di sekujur kulit dipenuhi dengan jumbai-jumbai yang dianalogikan dengan sisik naga. Oleh sebab itu, buah ini disebut buah naga.

Batangnya berbentuk segitiga, durinya sangat pendek dan tidak mencolok, sehingga sering dianggap “kaktus tak berduri”. Bunganya mekar pada awal senja jika kuncup bunga sudah berukuran sekitar 30 cm. Mahkota bunga bagian luar yang berwarna krem, mekar sekitar pukul sembilan malam, lalu disusul mahkota bagian dalam yang putih bersih, meliputi sejumlah benang sari yang berwarna kuning. Bunga seperti corong itu akhirnya terbuka penuh pada tengah malam, karena itu buah naga dikenal sebagai night blooming cereus. Saat mekar penuh, buah naga menyebar bau yang harum. Aroma ini untuk memikat kelelawar, agar menyerbuki bunga buah naga.

 

Jenis Buah Naga

buah naga merah dan putih

Buah Naga Merah

Menyangkut morfologi, buah naga merah kurang lebih sama dengan varian buah naga lainnya. Pohonnya merambat dan memiliki lapisan lilin pada permukaannya. Sistem budidaya buah naga merah juga sama seperti jenis lainnya. Demikian halnya dengan kandungan senyawa penyusunnya juga sama. Satu-satunya perbedaan buah naga merah dengan jenis lainnya terletak pada warna daging buahnya. Buah naga merah memiliki warna daging merah cerah. Untuk kondisi tertentu, buah naga dengan warna merah pekat disebut Dragon Fruit Super Red. Buah naga jenis ini merupakan akar buah naga hitam atau black dragon fruit yang diperoleh dengan menggunakan tunas buah naga super red yang dipupuk dengan Black Natural yang ampuh menaikkan betakaroten dan berdampak pada warna buah yang semakin pekat menuju hitam.

Buah naga merah dibedakan dari warna dagingnya yang berwarna merah. Buah naga merah konon paling dominan di antara buah naga lainnya karena memiliki aroma fruity ketimbang sweety serta memiliki rasa yang manis. Secara garis besar manfaat buah naga merupakan penghilang rasa dahaga yang memilki kandungan air yang sangat tinggi hingga 91% dari berat total daging buah naga. Buah naga yang manis bisa menjadi menganjal perut juga karena rasanya yang manis memiliki kandungan 1318 briks. Kandungan serat pada buah naga merah yang cukup tinggi juga sangat bermanfaat. Manfaat buah naga merah adalah untuk menjaga kesehatan tubuh terutama tulang dan gigi karena mengandung kalsium dan fosfor. Dengan mengkonsumsi buah naga secara teratur, kita bisa bebas dari masalah gigi keropos dan osteoporosis. Selain itu, buah naga merah juga berkhasiat untuk mencegah diabetes mellitus. Meskipun rasanya manis, kadar gula yang terkandung dalam buah naga sangat sedikit. Buah naga merah dapat membantu tubuh mengeluarkan racun-racun yang berasal dari pola hidup yang kurang sehat.

Buah Naga Putih

Secara umum, buah naga putih memiliki ciri-ciri yang kurang lebih sama dengan jenis buah naga lainnya. Pohon, bentuk buah, kandungan buah, sistem budidaya dan poin lainnya masih erat dengan jenis lainnya. Satu-satunya perbedaan yang menjadi dasar pengelompokan berbagai varitas ini ada pada daging buahnya. Buah naga putih memiliki kulit buah berwarna merah cerah lengkap dengan sisik. Hanya saja ketika buah tersebut dibelah, kita akan menemukan daging buah yang berwarna putih dan dipenuhi dengan bebijian kecil berwarna hitam.

Selain warna daging buah, ternyata buah naga putih juga memiliki aroma yang khas dan berbeda dengan jenis buah naga lainnya. Berdasakan penelitian dengan menggunakan sistem bernama QDA, diperoleh perbedaan antara buah naga putih dan buah naga merah. Buah naga putih memiliki urutan aroma berdasarkan intensitasnya dimulai dari green leafy, floral, fatty green, sweet, fruity, dan terakhir plastic green. Sementara buah naga merah, secara berurutan adalah green leafy, floral, fatty green, fruity, sweet, dan diakhiri dengan aroma plastic green. Peneliti QDA menyimpulkan buah naga putih mengandung karakteristik aroma sweet yang lebih menonjol jika dibandingkan dengan buah naga merah. Sementara itu, aroma yang dominan pada buah naga merah adalah fruity yang lebih menonjol daripada aroma sweet.

Buah naga putih dibedakan memiliki warna daging buah yang putih, sedangkan untuk sifat yang lainya sama-sama bersisik untuk cucuknya atau berwarna hijau untuk kulitnya. Buah naga putih ditemukan di Meksiko, yaitu salah satu negara yang terkenal dengan topi lebarnya. Buah naga putih memiliki kadar kandungan asam yang tinggi atau vitamin C. Pada buah naga putih dan juga buah naga yang lain, daging buahnya mengandung zat antara lain protein, serat, karbohidrat, Fe atau zat besi, vitamin B1, B2, betakaroten, provitamin A, fosfor, kalsium, niasin, dan masih banyak lagi lainnya. Manfaat buah naga putih tidak jauh berbeda dengan buah naga merah. Kandungan antioksidan yang tinggi di dalam buah naga dapat membantu memperlambat proses penuaan dini sekaligus mencegah kanker.

Dalam mencegah dan mengobati kanker, khasiat buah naga hampir setara dengan daun sirsak yang memang sudah diakui dapat menyembuhkan kanker dengan cara membunuh sel-sel kanker yang jahat dan tetap menjaga sel-sel pertumbuhan yang baik. Di samping itu, jika dikonsumsi secara teratur, buah naga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Buah Naga Hitam

Kabarnya, buah naga hitam ini pertama kali dikembangkan di Indonesia. Varietas tersebut masih tergolong pendatang baru dalam lingkar argobisnis. Tokoh yang merintis kehadiran buah ini bernama Prof. Dr. Ir. AP Kusumaningrat. Pertama kali dikembangkan di Kediri, namun saat ini boleh dikatakan buah naga hitam sudah dibudidayakan hampir di seluruh Indonesia. Buah naga berwarna hitam ini merupakan hasil hibrida dari buah naga super red yang dirawat dan dipelihara dengan menggunakan pupuk hitam atau yang juga dikenal dengan nama Black Natural. Komposisi pupuk ini antara lain kotoran sapi, cengkeh sisa pabrik rokok atau cengkok cengkeh, ampas jamu, dan juga abu sekam. Campuran semua bahan pupuk ini memiliki efek yang meningkatkan kandungan betakaroten pada buah naga sehingga daging buahnya menjadi lebih pekat.

Secara umum, morfologi buah naga hitam sama saja dengan buah naga lainnya. Kulitnya berwarna merah lengkap dengan sisik besar yang khas, demikian halnya dengan pohonnya. Tidak ada perbedaan yang mencolok. Perbedaan utama buah ini satu-satunya hanya pada warna dagingnya yang sebenarnya tidak hitam melainkan merah yang sangat pekat sehingga kelihatan seperti hitam. Sementara itu, sistem budidaya buah naga hitam kurang lebih sama dengan buah naga lainnya. Hanya saja, penggunaan pupuk hitam merupakan poin utama yang membedakannya dengan budidaya buah naga varietas lainnya.

Buah Naga Kuning

Jika dicermati, pembagian buah naga putih, merah, dan hitam didasarkan pada warna daging buahnya. Meski daging buahnya berbeda, ketiga jenis tersebut memiliki kulit yang sama, berwarna merah dan dilengkapi struktur yang identik. Akan tetapi, sistem pembagian tersebut tidak berlaku pada buah naga kuning. Unsur pembedanya justru terletak pada kulitnya. Daging buah naga kuning berwarna putih berbiji hitam persis buah naga putih. Namun, kulitnya berwarna kuning terang dengan sisik berukuran besar yang pada ujungnya terdapat gradasi warna hijau. Selain kulit bersisik, buah naga kuning juga memiliki varian kulit lain yakni buah dengan permukaan kulit berduri.

Perbedaan lain buah naga kuning dengan jenis lainnya terletak pada ukuran buah dan juga ukuran pohonnya. Secara umum diketahui bahwa pohon buah naga kuning cenderung lebih pendek ketimbang pohon lainnya. Hal ini juga ternyata berimbas pada ukuran buahnya yang juga dua kali lebih kecil dibandingkan varian lain. Meski kecil, tetapi rasa manis buah naga kuning melampaui buah naga lain. Hal ini disebabkan kandungan sukrosa dan fruktosa buah ini lebih tinggi. Selain manis, buah naga kuning juga cenderung berair sehingga meninggalkan rasa segar saat dikonsumsi.

Secara umum budidaya buah naga kuning tidak jauh berbeda dengan buah naga merah. Sedikit perbedaan terdapat pada syarat tumbuh yang diperlukan oleh tanaman buah naga kuning. Buah naga jenis ini memiliki syarat tumbuh daerah pegunungan yang berhawa dingin.  Sedangkan buah naga merah lebih cocok ditanam pada daerah dataran rendah yang berhawa panas. Selain itu, masa tanam atau produksi tanaman buah naga kuning ini jauh lebih lama dibandingkan dengan buah naga merah.  Umumnya, buah naga merah akan mulai berproduksi atau mulai berbunga sekitar 1,5 sampai 2 tahun setelah masa tanam, sementara buah naga kuning memakan waktu agak lebih lama.

 

Khasiat Buah Naga

jus buah naga putih

Daging buah naga ada yang berwarna merah dan ada yang berwarna putih. Keduanya mengandung banyak serat, protein, vitamin B dan C, kalsium, dan zat besi. Dengan kandungan nutrisinya tersebut, banyak orang menyukai buah naga serta mengkonsumsinya untuk kesehatan dan kecantikan. Buah naga, baik yang merah maupun putih sangat berkhasiat untuk tubuh. Manfaat buah naga bagi kesehatan sangat banyak di antaranya dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Ini tidaklah mengherankan karena buah naga mengandung banyak sekali vitamin C yang yang mampu melindungi tubuh dari serangan berbagai penyakit, khususnya penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, dan kuman lainnya. Buah naga juga aman dikonsumsi oleh balita terutama untuk meningkatkan nafsu makannya.

puding buah naga merah

Selain daging buahnya, khasiat buah naga juga dapat diperoleh dari kulitnya. Ekstrak kulit dan daun buah naga dapat membantu menghambat pertumbuhan sel tumor dan melancarkan peredaran darah. Buah naga yang berkualitas bagus warnanya pink cerah dan kulitnya mulus tanpa bekas atau noda. Buah naga dikatakan cukup matang apabila bagian batangnya terasa empuk, sehingga buah naga tersebut sudah siap disantap. Buah naga harus dibelah hingga daging buahnya terlihat ketika akan dikonsumsi. Tekstur buahnya sering disamakan dengan buah kiwi karena bijinya yang hitam dan renyah. Daging buahnya terasa agak manis ketika dimakan dan memiliki kandungan kalori yang rendah. Biji buah naga memiliki rasa pedas serta kaya akan lipid serta dimakan bersama dengan daging buahnya, namun bijinya harus dikunyah karena sulit dicerna oleh tubuh. Selain dimakan langsung, buah naga juga dapat diolah menjadi berbagai bentuk makanan dan minuman seperti sup, salad, keripik, agar-agar, jus buah, bubur mutiara, dan sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *