Garis Khatulistiwa Terpanjang Membentang di Indonesia

Garis Khatulistiwa

 

Garis Khatulistiwa adalah garis lintang 0 derajat. Khatulistiwa adalah salah satu dari lima lingkaran lintang yang paling terkenal di bumi. Empat lingkaran lintang yang lain adalah: dua lingkaran kutub (the two polar circle) yaitu Lingkaran Arktik dan Lingkaran Antartika, dan dua lingkaran tropis (the two tropical circles) yaitu the tropic of Cancer dan the tropic of Capricorn. Khatulistiwa adalah satu-satunya garis lintang yang juga merupakan lingkaran yang terbesar yang melewati pusat bumi.

 

Definisi Garis Equator secara Umum

Untuk memberi gambaran yang benar tentang garis khatulistiwa, berikut definisi umum tentang apa it ugaris equator. Dalam bahasa Inggris, equator adalah imaginary line round the earth at an equal distance from the North and South Poles.

Sebuah garis ekuator atau garis khatulistiwa pada suatu bola berputar (seperti planet bumi kita) adalah lingkaran lintang zerotiknya (paralel). Garis ini adalah garis imajiner di permukaan spheroid, yang berjarak sama dari kedua kutubnya, membaginya menjadi belahan utara dan selatan. Dengan kata lain, garis imajiner ini adalah persimpangan permukaan spheroid dengan bidang tegak lurus terhadap sumbu rotasi dan di antara kedua kutubnya.

 

Garis Equator di Bumi atau Garis Khatulistiwa

Garis khatulistiwa yang dimiliki Bumi, terletak di garis lintang nol derajat, memiliki panjang sekitar 40.075 kilometer (24.901 mil), di mana 78,8% berada di perairan dan 21,3% di atas daratan.

Khatulistiwa yang di dalam bahasa Inggris dikenal dengan Equator adalah garis imajinasi keliling bumi yang membagi bumi menjadi dua belahan yang sama yaitu belahan bumi utara dan belahan bumi selatan.

 

Iklim dan Cuaca di sekitar Garis Khatulistiwa

Pada umumnya, daerah-daerah yang terletak di garis Khatulistiwa memiliki Hutan Hujan Tropis atau Rainforest, hal ini dikarenakan curah hujannya yang tinggi yaitu sekitar 98 inci hingga 138 inci per tahun. Dalam setahun, terdapat 200 hari adalah hari Hujan. Sedangkan rata-rata suhu di garis Khatulistiwa pada siang hari adalah sekitar 30˚C dan malam hari adalah 23˚C.

Kedudukan garis Khatulistiwa bisa digunakan untuk mengukur posisi matahari ketika menyinari bumi. Tidak sepanjang tahun matahari bersinar tepat tegak lurus di atas kepala di garis khatulistiwa. Ada kalanya matahari seolah berada di belahan utara bumi dan ada kalanya matahari seolah berada di belahan selatan bumi.

Di Khatulistiwa, Matahari berada tepat di atas kepala pada tengah hari dalam Equinox. Peristiwa Equinox hanya terjadi dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan bulan September. Istilah Equinox berasal dari bahasa Latin yang artinya adalah “Malam yang sama Panjang”.

Pada garis khatulistiwa, matahari berada tepat di atas kepala pada tengah hari pada saat ekuinoks. Maka durasi masa siang hari sama sepanjang tahun kira-kira 12 jam.

Antara equinoks Maret dan September, garis lintang bagian utara Bumi dikenal sebagai Tropik Cancer, yaitu bagian bumi paling utara di mana Matahari dapat berada tepat di atas kepala. Sedangkan, garis lintang bagian paling selatan bumi di mana Matahari dapat berada tepat di atas kepala yang terjadi antara equinoks bulan September dan Maret dinamakan Tropik Capricorn.

 

Bidang Bumi yang Dilewati Garis Khatulistiwa

Bagian bumi yang dilewati garis khatulistiwa lebih banyak lautan dibandingkan dengan daratan. Hal ini bisa dimaklumi mengingat bumi sendiri lebih banyak terdiri dari lautan daripada daratan. Garis khatulistiwa melintasi daratan atau wilayah perairan 13 negara. Dimulai dari garis bujur 0 derajat ke arah timur, di bawah ini daftar ke-13 negara tersebut.

Negara-negara yang terletak di Garis Khatulistiwa sering disebut juga dengan “Negara Khatulistiwa”. Berikut ini adalah daftar Negara-negara yang terletak di Garis Khatulistiwa beserta Benua di mana negara tersebut berada.

 

No.         Nama Negara    Benua

1              Sao Tome dan Pricipe                     Afrika

2              Gabon                                                  Afrika

3              Republik Kongo                                                Afrika

4              Republik Demokratif Kongo        Afrika

5              Uganda                                                                Afrika

6              Kenya                                                   Afrika

7              Somalia                                                                Afrika

8              Maladewa                                           Asia

9              Indonesia                                            Asia

10           Kiribati                                                  Osenia

11           Ekuador                                               Amerika Selatan

12           Kolombia                                             Amerika Selatan

13           Brasil                                                     Amerika Selatan

 

Dari 13 Negara yang terletak di Garis Khatulistiwa, salah satu diantaranya adalah Republik Indonesia, sekaligus merupakan negara dengan lintasan garis Khatulistiwa yang paling panjang di dunia. Indonesia memiliki sebuah Monumen yang menandakan titik garis Khatulistiwa yaitu Monumen yang terletak di Kota Pontianak bagian Utara Provinsi Kalimantan Barat. Monumen atau Tugu yang dinamakan dengan Tugu Khatulistiwa ini dibangun pada 1928 oleh seorang ahli geografi berkebangsaan Belanda yang pada saat itu hanya berbentuk sebuah tonggak dengan anak panah. Tugu Khatulistiwa ini kemudian direnovasi lagi pada tahun 1990. Kini, Tugu Khatulistiwa ini telah menjadi obyek Pariwisata yang banyak dikunjungi oleh Wisatawan Nusantara dan Mancanegara.

Indonesia adalah negara dengan garis khatulistiwa terpanjang apabila dihitung berdasarkan wilayah yang dilaluinya meliputi baik di perairan maupun di daratan. Apabila dituliskan semua wilayah di Indonesia yang dilewati garis ini dari yang paling barat sampai dengan yang paling timur, maka urutannya adalah sebagai berikut:

Samudra Hindia – Pulau Sumatra – Selat Karimata – Pulau Kalimantan – Selat Makassar – Pulau Sulawesi – Teluk Tomini – Laut Maluku – Pulau Halmahera – Laut Halmahera – Pulau Gebe – Samudra Pasifik

Selain Indonesia, beberapa Negara yang berada di garis Khatulistiwa juga memiliki Monumen atau Tugu yang serupa. Diantaranya seperti Negara Ekuador yang terletak di benua Amerika Selatan, Tugu Khatulistiwa Ekuador tersebut yang diberi nama Mitad del Mundo.

Selain Negara, Garis Khatulistiwa juga melintang di Tiga Samudera yakni Samudera Pasifik, Samudera Hinda dan Samudera Atlantik.

 

Asal Mula Nama Garis Khatulistiwa

Istilah “khatulistiwa” berasal dari bahasa Arab. Dalam geografi, garis khatulistiwa (dari bahasa Arab: خط الاستواء) atau ekuator (dari bahasa Inggris equator) merupakan sebuah garis imajinasi yang digambar di tengah-tengah planet di antara dua kutub dan paralel terhadap poros rotasi planet. Garis khatulistiwa ini membagi Bumi menjadi dua bagian belahan bumi utara dan belahan bumi selatan. Garis lintang ekuator adalah 0°. Panjang garis khatulistiwa Bumi adalah sekitar 40.070 km.

Mengenai asal istilah dari bahasa Arab tersebut bisa diuraikan sebagai berikut:

خط                        = garis, baris, tulisan

الاستواء              = lurus, sama, rata, serupa, pertengahan, datar

Dengan demikian, makna garis khatulistiwa dari asal katanya adalah sebagai berikut: sebuah garis lurus yang membagi bola bumi menjadi dua bagian yang sama, berjarak sama dari kedua kutubnya, dan membagi belahan bumi utara dan bumi selatan tepat di pertengahannya.

 

Kata-kata Penyusun Istilah Khatulistiwa dalam Al Quran

Ternyata Al Quran menyebut kedua kata yang menyusun istilah khatulistiwa tersebut dalam ayat-ayatnya.

Kata pertama yaitu khat yang berarti: garis, baris, tulisan. Al Quran hanya menyebut kata ini satu kali.

Surat Al-‘Ankabut 48:

وَمَا كُنتَ تَتْلُو مِن قَبْلِهِ مِن كِتَابٍ وَلَا تَخُطُّهُ بِيَمِينِكَ ۖ إِذًا لَّارْتَابَ الْمُبْطِلُونَ

Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al Quran) sesuatu Kitab pun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu).

 

Kata kedua yaitu istiwa’ yang berarti: lurus, sama, rata, serupa, pertengahan, datar. Ada beberapa tempat yang menyebut kata ini di dalam Al Quran, dan berikut salah satu di antaranya.

Surat Al-Fath 29:

كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِ

… seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya …

 

Demikian penjelasan tentang garis Khatulistiwa dengan lintasan terpanjangnya terbentang di wilayah Indonesia berikut asal usul namanya sebagaimana dikenal seperti saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *