2 Senapan Serbu Legendaris

M16_and_AK-47_length_comparison

Senapan serbu adalah senapan yang memiliki pilihan cara penembakan (selective-fire) yang menggunakan peluru kaliber menengah dan tempat amunisi yang bisa dilepas. Senapan serbu pertama kali digunakan selama Perang Dunia II dan pada akhir abad ke-20 abad telah menjadi persenjataan standar untuk sebagian besar tentara di dunia. Senapan serbu menggantikan senapan laras panjang era Perang Dunia II sebagai persenjataan standar untuk tentara modern. Contohnya adalah senapan StG 44, AK-47 dan M16.

Jerman adalah negara pertama yang merintis konsep senapan serbu, selama Perang Dunia II, berdasarkan penelitian yang menunjukkan bahwa sebagian besar baku tembak terjadi dalam 400 meter (1.300 kaki) sementara itu senapan kontemporer terlalu besar untuk pertempuran dalam jarak dekat seperti itu. Mereka berusaha untuk mengembangkan senapan berkekuatan menengah yang bisa memilih sasaran tembakan dikombinasikan dengan daya tembak senapan mesin ringan dengan akurasi sekelas senapan standar. Hal ini dilakukan dengan memperpendek standar peluru 7.92 × 57mm ke 7.92 × 33mm dan 125 butiran peluru yang lebih ringan, dengan kisaran terbatas namun memungkinkan untuk tembakan otomatis yang lebih terkendali. Sebuah peluru kecil dan ringan memungkinkan tentara untuk membawa lebih banyak amunisi untuk mendukung tingkat konsumsi senjata api otomatis yang lebih tinggi.

Sturmgewehr44

Hasilnya adalah Sturmgewehr 44, yang diproduksi Jerman dalam jumlah besar, kira-kira setengah juta senapan. Tidak seperti desain senapan sebelumnya, senapan ini memperkenalkan sebuah sistem gas over-thebarrel, stok lurus dan genggaman pistol untuk mengurangi selip dan meningkatkan karakteristik penanganan. Prinsip senjata ini barangkali merupakan sebuah kemajuan yang paling penting dalam sejarah senjata kecil sejak penemuan bubuk mesiu tanpa asap.

Dari senapan produksi Jerman itulah istilah senapan serbu (Assault Rifle) berasal. Istilah ini merupakan terjemahan dari kata bahasa Jerman yaitu Sturmgewehr (senjata untuk posisi menyerbu). Penamaaan ini pertama kali disematkan oleh Adolf Hitler untuk menjelaskan kegunaan Maschinenpistole 43, yang kemudian berganti nama menjadi Sturmgewehr 44 yang sebagai sebuah konsep senjata serbu yang mempengaruhi semua model senapan modern pada masa sekarang. Senapan serbu (Assault Rifle) menjadi istilah yang untuk semua senjata api yang memiliki fungsi yang sama dengan Stg 44.

Jadi, untuk bisa dikategorikan sebagai senapan serbu atau assault rifle, sebuah senapan harus memiliki syarat-syarat yang sangat ketat sebagai berikut:

  • Haruslah sebuah senapan individu yang ditembakkan dengan menempelkan di bahu(memiliki popor bahu).
  • Harus memiliki pilihan untuk menembak (automatis atau burst 3 butir dan semi automatis).
  • Harus memiliki kartrid dengan kekuatan menengah: lebih kuat dari kartrid pistol tetapi lebih lemah dari rifle standar.
  • Amunisi harus dipasok dari magazine (kotak peluru) yang dapat dilepas bukannya dari sabuk peluru.
  • Dan harus memiliki jarak tembak minimal 300 meter (330 yard atau 1000 feet)

AK-47 vs M16

Dua senapan serbu yang paling umum di dunia adalah AK-47 Rusia dan M16 Amerika. Senapan-senapan ini pada era Perang Dingin telah saling berhadapan dalam berbagai konflik baik besar maupun kecil sejak awal 1960-an. Senapan-senapan ini digunakan oleh militer, polisi, pasukan keamanan, revolusioner, teroris, penjahat, dan warga sipil, dan kemungkinan besar akan terus digunakan selama beberapa dekade yang akan datang. Sebagai hasilnya, mereka telah menjadi subjek perbandingan yang tak terhitung jumlahnya dan perdebatan yang tanpa akhir.

AK-47
AK-47 diselesaikan, diadopsi dan memenuhi kebutuhan utama bagi tentara Soviet pada awal 1950-an. Kekuatan tembakannya, kemudahan penggunaannya, biaya produksinya yang rendah, dan kehandalannya yang sangat cocok untuk doktrin perang gerilya baru Tentara Merah. Hari ini, lebih banyak jenis senjata tipe AK yang telah diproduksi dibandingkan dengan semua senapan serbu lainnya digabungkan.

M16a1
M16 memenuhi kebutuhan Amerika Serikat pada pertengahan 1960-an. Meskipun awalnya pernah gagal, selanjutnya M16 terbukti mampu menjadi desain yang revolusioner dan berdiri kokoh sebagai senapan yang paling lama mengabdi secara terus-menerus dalam sejarah militer Amerika. Hari ini, banyak ahli senjata kecil mempertimbangkan M16 sebagai standar di antara semua senapan serbu lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *