Tidur menurut Al Quran

Apakah sebenarnya yang disebut dengan tidur. Tidur adalah salah satu aktivitas manusia dalam mengisi hari-harinya di dunia. Menurut pandangan medis, tidur yang baik itu memiliki porsi cukup, tidak lebih dan tidak kurang. Tidur untuk manusia normal adalah sekitar 6 atau 7 jam dalam sehari semalam. Artinya, waktu noral tidur apabila dibandingkan dengan total waktu dalam sehari semalam yang berdurasi 24 jam, maka tidur terdiri dari 6/24 bagian dari waktu yang ada. Dengan kata lain, seperempat atau 25% waktu hidup manusia di dunia diisi dengan aktivitas tidur. Sekali lagi, rentang waktu tersebut berlaku untuk manusia yang normal. Tentu saja, masing-masing individu manusia pasti tidak akan sama.

Dalam hitung-hitungan awam, menghabiskan waktu hidup yang 25% ‘hanya’ untuk tidur tampaknya merupakan hal yang sangat sia-sia. Di saat terlelap dalam tidur, manusia tidak mungkin melakukan apapun, tidak produktif, tidak berfikir, bahkan tidak merasakan apa-apa sama sekali. Seandainya, waktu yang ada itu digunakan untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat pasti akan membuahkan hasil. Logika tentu akan bicara seperti itu. Namun, pasti ada hikmah di balik diciptakannya aktivitas tidur oleh Allah Sang Pencipta.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kita bisa mengetahui definisi tidur sebagai berikut: tidur/ti·dur/ v 1 dalam keadaan berhenti (mengaso) badan dan kesadarannya (biasanya dengan memejamkan mata): siang untuk bekerja, malam untuk istirahat dan –; obat — (penidur), obat bius (obat yang menyebabkan dapat tidur nyenyak); 2 (masuk –; pergi — ) hendak (mulai) mengistirahatkan badan dan kesadarannya: biar aku saja yang menyudahkan pekerjaan ini, engkau boleh pergi –; tempat — , tempat untuk tidur; ranjang; 3 berbaring; terbaring (tidak berdiri): bubu –; di atas miang (enjelai), pb tidak dapat tenang (selalu gelisah); — tak lelap, makan tak kenyang, pb sangat gelisah (karena bersusah hati, banyak pikiran, dan sebagainya);

Tidur adalah sebuah kebutuhan fitrah manusia. Tidak ada manusia yang tidak membutuhkan tidur, semua manusia tidak mungkin tidak tidur. Tidur adalah hal yang wajib dalam hidup manusia, karena dengan tidurlah kita akan melepaskan semua benak yang ada di fikiran serta istirahat setelah beraktivitas. Bahkan, tidak hanya manusia, semua makhluk hidup pasti membutuhkan tidur.

 

Manfaat Tidur

Namun apabila anda tidur dengan waktu yang cukup, maka banyak manfaat akan anda dapatkan. Karena hal ini akan memberi dampak baik untuk hidup kita, seperti, stamina, fisik dan lain sebagainya. Ingat dalam hidup kita harus tetap terjadi suatu keseimbangan. Tidak boleh berlebihan atau kekurangan, namun cukup dan sesuai.

AlQuran menyebutkan kebutuhan manusia terhadap tidur dalam dua ayat berikut:

Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha. [AlFurqon: 47]

Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat. [AnNaba: 9]

Sementara secara kesehatan manfaat tidur lebih dirinci dalam pemaparan di bawah ini:

  1. Meningkatkan Kapasitas Memori

Saat tidur adalah saat terjadinya proses konsolidasi dalam rangka mempraktikkan yang telah kita pelajari. Dengan tidur yang cukup otak akan lebih efektif untuk mengingat apa yang telah kita pelajari, sehingga daya ingat otak akan menjadi baik. Dan yang paling penting ketika tidak beristirahat, otak tidak akan bisa refresh sehingga hasil yang didapatkan tidak memuaskan, dengan kata lain apapun yang akan lakukan akan menjadi lebih baik jika dikerjakan setelah tidur.

  1. Memperpanjang Usia

Memang umur sudah ditentukan oleh yang Maha Kuasa, namun manusia masih bisa menjaganya atau paling tidak menghindari kematian lebih dini. Karena dengan tidur yang cukup organisasi dalam tubuh akan berjalan lancar tanpa gangguan, selain terhindar dari berbagai penyakit. Hal ini juga didukung penelitian yang mengungkap bahwa angka kematian orang yang tidur kurang dari 5 jam per harinya lebih besar daripada orang yang waktu tidurnya cukup antara 6-8 jam per hari.

  1. Membuat Kualitas Hidup Lebih Baik

Tidak bisa dipungkiri lagi orang yang tidurnya berkualitas dan cukup memiliki hidup yang baik dan terkonsep, mereka tidak pernah kelelahan dan tidak pernah stress. Apapun yang mereka kerjakan berkualitas. Berbeda dengan orang yang sering begadang atau kurang tidur, maka hidup mereka tidak akan berkualitas, sulit mencapai tujuan dan selalu mendapat tekanan dari dalam maupun luar.

  1. Mencegah Peradangan

Peradangan adalah kondisi yang terkait dengan penyakit-penyakit kronis, seperti jantung, stroke, diabetes dan penuaan lebih dini. Sebuah penelitian membuktikan bahwa di dalam tubuh orang yang kurang tidur memiliki kandungan protein inflamasi tinggi dibandingkan orang yang cukup tidurnya.

  1. Meningkatkan Kreativitas

Kreativitas muncul ketika dalam otak tidak ada fikiran negatif atau tekanan dari manapun, tidur membantu otak untuk merefresh ulang serta menghilangkan tekanan-tekanan yang ada dalam hidup. sehingga apabila cukup tidur maka kreativitas akan terus bertambah, inovasi-inovasi baru akan banyak ditemukan.

  1. Meningkatkan Prestasi Akademik

Begadang tidak baik terutama bagi para pelajar, begadang akan membuat mereka ngantuk saat esok hari dan sulit untuk menangkap materi pelajaran akibat kurang konsentrasi dan kurang fokus. Berbeda dengan mereka yang tidurnya terpenuhi atau berkualitas mereka memiliki kondisi tubuh yang fresh, otak mereka mampu bekerja maksimal sehingga materi pelajaran akan mudah diserap dan difahami.

  1. Memiliki Berat Badan Yang Proposional

Pendapat yang menyatakan bahwa tidur itu membuat gemuk sepertinya perlu diluruskan. Justru dengan tidur yang cukup akan membuat berat badan kita pas, tidak gemuk dan tidak kurang. Bagi yang ingin diet diharapkan untuk menata waktu istirahatnya, jangan sampai sering begadang atau kurang tidur, karena ketika kita tidak tidur meskipun dalam keadaan mengantuk kita akan meningkatkan hormon-hormon tertentu dalam darah dan menyebabkan lapar. Sehingga ketika kita begadang dan menuruti keinginan kita untuk makan, maka diet anda tidak akan berhasil.

  1. Mengurangi Stress

Kebanyakan orang stress disebabkan oleh tekanan dan kurangnya istirahat. Dengan tidur, kita akan mengistirahatkan semua organ tubuh kita sehingga akan segar kembali, beban dan tekanan akan hilang dengan sendirinya ketika kita tidur dan beristirahat yang cukup.

  1. Menjalin Interaksi yang Baik Dengan Sekitar

Orang yang tidurnya cukup mampu berinteraksi dengan baik, karena mereka mampu memberi memberi solusi, bisa menjadi pendengar yang baik, fokus dan konsentrasi saat diajak berbicara, sehingga orang lain senang dan nyaman ketika berbicara dengannya.

  1. Unggul dalam Bidang Olahraga

Tidur adalah salah satu cara para atlet untuk beristirahat dan memperoleh peningkatan kinerja. Hal ini telah dibuktikan dengan sebuah penelitian yang mengatakan bahwa dengan tidur para atlet akan menjadi lebih baik, stamina kuat, rasa lelah jarang terasa, meningkatkan kelincahan dan kecepatan. Dengan tidur yang cukup dan latihan yang bagus tidak menutup kemungkinan, seorang atlet akan mendapatkan juara.

 

Hanya Allah yang Tidak Tidur

Kebutuhan terhadap tidur sudah mafhum adalah kebutuhan mutlak manusia dan makhluk hidup lainnya. Mereka bisa lelah, mengantuk, dan akhirnya tertidur. Yang memiliki sifat tidak tidur hanya Allah. Ayat Kursi, sebuah ayat yang agung di dalam AlQuran menegaskan sifat-sifat Allah yang sangat berbeda daripada makhluk-Nya.

AlBaqarah 255

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

 

Kisah tentang Tidur yang diceritakan oleh AlQuran

Dalam surat AlKahfi ayat 9 – 26 diceritakan sebuah kisah yang tentang para penghuni gua. Mereka adalah beberapa orang pemuda (The Seven Sleepers) yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya. Mereka tinggal di sebuah negeri yang kafir. Oleh karena itu mereka memutuskan untuk hijrah demi menyelamatkan agama Allah dengan cara melarikan diri supaya tidak ikut terjerumus juga dalam kekafiran. Lalu, Allah memberi penghargaan dengan kasih sayang-Nya. Pemuda-pemuda itu bersembunyi di dalam sebuah gua dan mereka tidur selama 309 tahun. Ketika bangun dari tidurnya, mereka mendapati seluruh negeri sudah dalam keadaan beriman.

 

Pedoman AlQuran tentang Tidur yang Benar

AlQuran telah memberikan rambu -rambu ideal yang harus dipatuhi tentang tidur. Setidaknya ada dua ayat yang berbicara tentang pedoman tidur dari AlQuran.

Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezeki yang Kami berikan. [AsSajdah 16]

 Ayat ini memberikan arahan kepada manusia untuk tidak tidur secara berlebihan. Sebaik-baik manusia tidur, masih lebih baik apabila manusia melakukan aktivitas yang positif, dengan catatan tidur yang diperlukan oleh tubuh sudah tercukupi.

Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. [AdzDzariyat 17]

Ayat ini memberikan arahan tentang kapan waktu yang terbaik untuk tidur dan kapan waktu yang terbaik untuk bangun dari tidur. Waktu terbaik untuk mulai tidur adalah di awal malam. Oleh karena itu, aktivitas begadang adalah sesuatu yang sangat tidak dianjurkan. Sementara itu, waktu terbaik untuk bangun tidur adalah sepertiga malam yang terakhir, di saat udara masih bersih. Di waktu itu sangat baik untuk melakukan sholat malam, membaca AlQuran, serta belajar.

Demikian serba-serbi tentang tidur yang bisa dirangkum dari AlQuran dan dari sisi kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *